"Setiap manusia yang lahir itu spesial dek, kan kamu udah tau kalau manusia itu makhluk yang paling sempurna. Tapi, setiap makhluk itu punya takdirnya sendiri-sendiri. Bukan karna cowok gak berjilbab trus gak spesial ya.. enak aja.. haha" Betul juga sih. Duh kenapa lagi-lagi dia bener sih. Aku coba bikin dia kalah dari aku ! hehe, rese dikit gapapa lah, bikin jengkel yang lebih tua kayanya seru kan ? hehe. "Tapi kan jadi cewek gak enak kak, kata ustadku, kalau udah nikah tuh cewek harus didalem rumah selama tidak diizinkan suaminya untuk keluar rumah, bisa bosen dong..? padahal suaminya bisa main-main diluar rumah. " "hahaha kamu itu yha. Jangan fikir kalau jadi cowok itu enak, cowok itu lebih susah daripada cewek. Sejak diucapin akad nikah itu, semua dosa yang cewek bahkan sebelum yang cewek sama yang cowok itu ketemu, yang cowok ikut nanggung dosanya, tanggung jawab penuh sama istri dan anak-anaknya dunia akhirat, padahal kalau diluar rumah kan godaanya makin banyak. Sedangkan cewek, cuma dirumah, kalau kerjaan rumah udah beres tinggal santai-santai dan itu pahalanya sama besar dengan suami yang banting tulang kerja diluar. Coba bayangin susah yang mana ?" Bengong aku denger penjelasan dari dia. "Sekarang gantian Kak Fadli yang nanya!" Waduh, mau nanya apa lagi tuh bocah, ntar kalau aku gak bisa jawab gimana coba ? "Nanya apa kak ? " "Kapan kamu mau pakek jilbab terus?" Seperti kembali ke laptop dengan adanya pertanyaan itu, pertanyaan simple yang selama ini belum bisa aku jawab. Mungkin juga dengan kalian yang masih sama seperti aku. Selama ini aku berjilbab belum 100%. mungkin masih sekitar 60% aja. Tergantung mood, situasi dan kondisi.. Aku jawab pertanyaan Kak Fadli tadi dengan senyum aja, cari aman, hhe. "Aku heran sama cewek jaman sekarang, kalu ditanya kapan mau berjilbab, kebanyakan pasti jawab nanti nunggu hatinya siap, terus kapan siapnya ? Kalau nunggu siap mah nggak siap-siap. Emang sih banyak yang bilang berhijab itu sulit buat dipertahanin, tapi sulitnya itu pasti akan dilalui kapanpun dia memulai berhijab, mau mulai sekarang, setelah punya suami, atau kapan saja, trus kenapa nggak memuali pakek jilbab sekarang? toh hal yang sama juga akan dialami walaupun kalian memulai pakek jilbab besok-besok? iya nggak ? Bukanya Kak Fadli sok mau ceramahin, sok jadi ustad, atau apa, Kak Fadli cuma mau jalanin kewajiban aja, dan melepas tanggung jawab dengan ngingetin kamu ini.." Perlahan mencerna apa yang dia omongin, aku kaget dia bilang melepas tanggung jawab. Emang dia siapa gue ? "Tanggung jawab gimana kak maksudnya ?" "Gini ya, kalu kita udah nglakuin amalan-amalan seperti solat puasa dll, itu kita cuma memenuhi kalau gak salah 20/30% aja. sisanya ditentuon oleh perilaku kita terhadap sekeliling kita, kita sebagai khalifah. Jangan kamu pikir kalau disekeliling kita ada orang yang melakukan dosa dan kita tahu, kita nggak kena imbasnya ya, kita juga kena dosanya, tapi kalau kita udah mengingatkan, istilahnya kita udah terlepas dari tanggung jawab kita, entah orang itu mau memperbaiki diri atau tidak, mau musuhin kita atau gimana..gitu.." " Yang nglakuin dosa siapa, yang kena dosanya siapa dong.." "Nah itu kamu tahu." ................ "Dek?" suaranya bikin fikiran gue balik lagi ditempat itu, yang tadinya jalan-jalan flash back mikirin berapa banyak dosa gue, hhe. "Kog malah bengong? " "Hah.. emm enggak" Jawabku ngaco, padahal jelas-jelas gue bengong hihihi. Kamu percaya sama Allah?" "Percaya." "Kamu percaya Allah itu ada?" "Percaya dong." "Emang Allah dimana?" ...?????
Penasaran Allah dimana?
Will back asap guys.. :)
Penasaran Allah dimana?
Will back asap guys.. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar