Semua kini hilang.
Indah cinta yang telah terukir sejak 6 tahun lalu dan pernah aku rasakan manisnya cinta itu,
Kini menghilang begitu saja tanpa aku duga.
Dan aku membenci ini semua,
Aku merasa benci melihat semua yang mengingatkanku tentang dirimu yang pernah singgah.
Aku benci dengan sikapmu.
Aku benci dengan kata-katamu.
Yang sedikitpun tak menghargai perasaanku sejak dulu yang tak berubah ini.
Aku benci kamu.
Sedikitpun tak pernah aku berfikir semua akan sejauh ini.
Kau terbangkan aku tinggi-tinggi
Namun kau hempaskan aku begitu saja.
Tapi kenapa kau tak jatuhkan aku diatas bintang atau awan itu?
Kau memilih menjatuhkan aku dijurang yang sangat dalam tanpa kehidupan.
Kau jatuhkan aku dengan kata pedasmu yang tak berperasaan.
Pergilah aku jauh.
Jangan pernah kembali untuk mengetuk pintu hati ini lagi.
Terbanglah yang tinggi
Dan bertenggerlah pada sarang yang lebih nyaman itu.
Karna aku bisa tanpa kehadiranmu.
Hadirmu hanya akan menambah rasa benciku padamu.
Yang mungkin takkan pernah hilang
Meski telah usang dimakan waktu.
Tak kusesali semua ini terjadi,
karena aku kini menyadari, kau bukan takdirku
dan kau bukan yang terbaik untukku.
Yang aku sesali hanyalah,
dulu aku membiarkanmu masuk kedalam kehidupanku.
Selamat tinggal jelek
Untuk selamanya.
Indah cinta yang telah terukir sejak 6 tahun lalu dan pernah aku rasakan manisnya cinta itu,
Kini menghilang begitu saja tanpa aku duga.
Dan aku membenci ini semua,
Aku merasa benci melihat semua yang mengingatkanku tentang dirimu yang pernah singgah.
Aku benci dengan sikapmu.
Aku benci dengan kata-katamu.
Yang sedikitpun tak menghargai perasaanku sejak dulu yang tak berubah ini.
Aku benci kamu.
Sedikitpun tak pernah aku berfikir semua akan sejauh ini.
Kau terbangkan aku tinggi-tinggi
Namun kau hempaskan aku begitu saja.
Tapi kenapa kau tak jatuhkan aku diatas bintang atau awan itu?
Kau memilih menjatuhkan aku dijurang yang sangat dalam tanpa kehidupan.
Kau jatuhkan aku dengan kata pedasmu yang tak berperasaan.
Pergilah aku jauh.
Jangan pernah kembali untuk mengetuk pintu hati ini lagi.
Terbanglah yang tinggi
Dan bertenggerlah pada sarang yang lebih nyaman itu.
Karna aku bisa tanpa kehadiranmu.
Hadirmu hanya akan menambah rasa benciku padamu.
Yang mungkin takkan pernah hilang
Meski telah usang dimakan waktu.
Tak kusesali semua ini terjadi,
karena aku kini menyadari, kau bukan takdirku
dan kau bukan yang terbaik untukku.
Yang aku sesali hanyalah,
dulu aku membiarkanmu masuk kedalam kehidupanku.
Selamat tinggal jelek
Untuk selamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar