Jumat, Juni 12, 2015

Tiga Persiapan Menyambut Ramadhan - Hidayatullah.com

Tiga Persiapan Menyambut Ramadhan - Hidayatullah.com

Bismillah

Belum lama ini aku mendengar teman-temanku membicarakan tentang pernikahan. Ada satu hal yang membuatku kaget. Salah satu temanku berkata, bahwa dalam suatu pernikahan itu nggak hanya sekedar ijab, resepsi, pesta, si wanita jadi milik si pria, dll. Tapi, setelah dilangsungkan pernikahan itu secara sah, ternyata si pria ikut menanggung dosa-dosa si wanita yang dia nikahi, bahkan dosa-dosa sebelum mereka menikah.
Reflek, mulutku berbicara, "Seriusss???". Dan lalu berfikir, kasian banget ya calon suamiku besok, dosa gue sebanyak ini dia ikut nanggung.

Lalu salah satu teman kerjaku yang sudah menikah dan memiliki anak berkata. "Makanya kalo mau dapet cowok yang baik, kamu juga harus jadi cewek yang baik, yang solehah, Cewek yang bener bakalan dapet cowok yang bener juga, yang pantes buat dia, begitu juga sebaliknya."

Dan aku mengingat suatu hal yang pernah aku  baca dari buku. Untuk apa sih hidup di dunia ini? tujuan kita tu ap? pasti ya surga kan. Satu nafas kita didunia ini bagaikan satu milyar tahun di akhirat. kita cuma sebentar banget hidup di dunia ini. Dan kamu masih mau nyia-niyain satu nafasmu itu yang akan digantikan satu milyar tahun di akhirat??

Ternyata hidup ini sangat sangat sangat berarti. Jangan sampai kita lewati setiap detik ini terbuang sia-sia. selalu berusaha menjadi orang yang lebih baik.

"Besok kalau cari suami, jangan yang cuma bisa ngebahagian kamu di dunia. dunia kan cuma sebenatr, yang terpenting dia bisa menjanjikan surga buat kamu, bersama-sama meraih surga Allah, bareng-bareng berusaha lah. Inget, yang terpenting itu akhiratnya, bukan apa yang kamu sekarang dapatkan dari dia" Temanku melanjutkan perkataanya.

So guys, sudah waktunya kita memperbaiki diri, aku juga bukan manusia yang sempurna, jadi alangkah indahnya jika kita semua memulai memperbaiki semuanya dari dalam diri kita sendiri. Tak perlu memikirkan orang yang kamu anggap lebih baik atau lebih buruk dari kamu. Karena mereka juga gak mikirin kamu. Semua hal yang kita perbuat, kita sendiri yang bakalan nanggung akibatnya. Jadi apapun yang kita perbuat jangan as per mereka-mereka.. let's start guys..

Belajar menjadi diri yang lebih baik untuk meraih surganya, beautiful jannah.

Inilah sekilas percakapanku dan teman2 yang cukup menarik dan mungkin bisa menjadi awal aku mau belajar menjadi orang yang lebih baik. Yang selanjutnya kau share, siapa tahu ada yang ikut baca dan tergerak untuk mau belajar juga

Thank for reading :-)

PUISI

aku yang pernah 
engkau kuatkan 
aku yang pernah 
kau bangkitkan 
aku yang pernah
 kau beri rasa 
saat ku terjaga 
hingga ku terlelap nanti 
selama itu aku akan selalu mengingatmu



kapan lagi kutulis untukmu 
tulisan tulisan indahku yang dulu 
warna warnai dunia 
puisi terindahku hanya untuk mu 
mungkinkah kaukan kembali lagi 
menemaniku menulis lagi 
kita arungi bersama 
puisi terindahku hanya untukmu

#ppdim

Rabu, Juni 10, 2015

Ku Ingin Kau Tahu

Setiap manusia memang tak pernah luput dari kesalahan.
Dan setiap hati pasti akan menyesal setelah menyadari kesalahan itu.

Andai aku masih diberi kesempatan untuk bersamamu,
akan aku jaga kesempatan itu baik-baik.
Tak akan mengecewakanmu lagi,
Taka akan menyakiti hatimu lagi,
Aku berjanji.

Namun
Sepertinya semua itu hanya kan menjadi sebuah mimpi
Mimpi indah disetiap malam dan tidurku
Malam yang dingin dan terasa begitu gelap
Tanpa kamu.

Sebegitu bencinya dirimu terhadapku,
Hingga kau memilih untuk pergi dariku
Meninggalkanku
Dan memilih berlalu

Kini
Aku hanya bisa melihatmu dari kejauhan
Melihat wajahmu yang selalu aku rindukan
Melihat senyumu yang dulu selalu kau berikan
Melihat dirimu yang kini hanya menjadi sebuah kenangan.

Tahukah kamu
Dulu hingga kini aku selalu menggenggam harapan besar
Untuk bisa memulai cerita kita lagi
dalam lembaran baru
yang hanya kan bertuliskan namamu dan namaku.
Selalu aku berdoa dan bersujud,
memohon agar semua kembali seperti dulu,
begitu indah dan tak mungkin hilang dari ingatanku
Aku berharap kau tahu.

Untukmu: ppdim



Senin, Juni 01, 2015

TAK PERNAH TERNILAI


Kau menyiksaku di sini
Dalam rasa bersalah yang kini
Membunuhku secara perlahan
Kau selalu menghindar dari
Aku yang selalu mencoba ungkapkan semua
Lewat tatap mata ini
Ternyata maafmu tak pernah pantas untukku
Kau anggap aku tak ada
Dan kau tak pernah mengenal diriku
Setidaknya diriku pernah berjuang
Meski tak pernah ternilai di matamu
Setidaknya ku pernah menanti
Terkapar melawan sepi hatiku
Yang tak pernah bisa berhenti mencintaimu
Kau menghukum hati ini
hati yang dulu kau yakini
Takkan pernah kecewakanmu
Kau memutuskan tuk pergi
Sebelum ku sempat memohon
Dan mengemis agar kau tetap di sini
Ternyata sedalam itu kau benci diriku
Kau anggap ku tak terlihat
Meski ku tepat di depan matamu
Setidaknya diriku pernah berjuang
Meski tak pernah ternilai di matamu
Setidaknya ku pernah menanti
Terkapar melawan sepi hatiku
Yang tak pernah bisa berhenti mencintaimu
Setidaknya diriku pernah berjuang
Meski tak pernah ternilai di matamu
Setidaknya ku pernah menanti
Terkapar melawan sepi hatiku
Yang tak pernah bisa berhenti
Setidaknya diriku pernah berjuang
Meski tak pernah ternilai di matamu
Setidaknya ku pernah menanti
Terkapar melawan sepi hatiku
Yang tak pernah bisa berhenti mencintaimu

Kamis, Mei 28, 2015

Sahabat Selamanya

hanya ingin berbagi tentang aku dan para sahabatku lewat blog ini..
sahabat selalu bisa membuatku tersenyum, bahkan lebih dari itu, mereka selalu menjaga aku meski sekarang mereka tak disampingku.. kebanyakan orang yang memiliki sahabat, sahabat mereka berasal dari satu team, kenapa satu team? ya, aku menyebutnya begitu karena kebanyakan mereka berasal dari satu kelompok yang sama, misalkan satu kelas, satu tempat kerja, atau lainya.. tapi para sahabatku, mereka berbeda. :)
aku memiliki 4 orang sahabat..
Sahabatku yang pertama Namanya Ana. Aku lebih sering memanggilnya 'Tante". Kita suah bersama sejak aku dan dia masih kecil, bisa dibilang baru lahir aja kita udah maen bareng,. Dia masih termasuk saudara dekatku. Kami tinggal dan dibesarkan dilingkungan yang sama. Dia tahu semua tentang aku, begitu juga aku, tak ada yang ditutup-tutupi lagi diantara kami. Sayangnya kaku hanya bisa menemuinya pas weekand aja, karena aku kerja diluar daerah. Asik seklai ketika kau bersama dia, aku dan dia sering sekali satu pendapat tentang banyak hal, dan sangat seru ketika aku dan dia sedang mengkritik suatu hal yang menurut kami kurang pas, hhe.. dari kecil bersama, mandi bareng, tidur bareng, berjuang mempertahnkan TPA di masjid dekat rumah kita dari kita SD, sampai sekolahpun kita sama, sd,smp,smk, sekolah bareng meskipun kita berbeda angkatan, dia satu angkatan dibawahku. Banyak sekali yang aku sukai dari dia, apalagi masalah cintanya, dia sangat setia pada kekasihnya, sudah bertahun-tahun mereka tetap akur-akur saja, padahal tak sedikit yang mencibir hubungan mereka karena suatu hal, aku salut, bangga memiliki sahabat seperti dia,, Untuk Ana,, Te.. gimanapun aku kalau pulang ke rumah tetep larinya ke kamu,, hhe :)
sahabatku yang ini namanya Yuli,.tapi aku kalau manggil dia 'sayy'. pertama mengenalnya entah kenapa aku begitu percaya dia adalah teman yang baik untukku.. di Jalan Palagan di tempat kerjaku yang pertama, dia adalah salah satu rekan kerjaku saat itu. Hanya 2 minggu aku berada satu tempat kerja dengan dia, karna setelah itu aku dipindah tugas ke cabang yang lain. Tapi dengan waktu yang sangat singkat itu aku menemukan sahabat baruku. Kini aku dan dia berhubungan baik sekali, sudah sekitar setengah tahun lebih, selalu memberi kabar satu sama lain meski hnya via telepon dan smsan, hehe, memberi semangat, dan banyak hal lagi, kami saling melengkapi.. sebentar lagi dia akan melangsungkan pernikahan,. sudah lama aku dan dia tidak berjumpa, dia sekarang tinggal dirumah orangtuanya di daerah Purworejo. untuk itu aku berjanji akan menemuinya sebelum dia menikah nanti.. Untuk mbk yuli, sayy,, aku yakin kamu pasti bahagia sama Deni, selamat menempuh hidup baru.. :)
Dua sahabatku lagi,, mereka dulu satu kelas sama aku semasa aku smk. tapi jangan kira,, kita nggak pernah nge-gank bareng, kenapa? karena mereka gak pernah akur, hehe. Namanya Maulida (Make) dan Ria (iyech). Aneh, tapi ya nyata, aku bersahabat dengan mereka berdua, tapi mereka tidak pernah akur satu sama lain, bahkan sampai sekarang, saat kita semua sudah bekerja. :) aku sendiri juga gak abis pikir kenapa mereka seperti itu, masalah apa sebenarnya, tapi saat mereka aku tanya, merekapun tak bisa menjawab, sampai sekarang.I'll tell you 1 by 1.
Maulida, aku memanggilnya dengan Make, dia orang yang sangat tomboy,. pertama meliht dia saat pendaftran masuk dulu, aku saja takut dan kaget karena aku dan dia satu kelas. tapi ternyata penampilan dia menipu aku. dia adalah orang yang sangat baik. baiikkk banget, sopan, rajin solat dan pintar, bahkan sampai sekarang ibuku pun slalu bertanya tentang dia, cuma dia yang ibu tanyain dari sekian bnyak temanku yang pernah main dirumah.. tapi sayang, setelah kami lulus dan bekerja ditempat yg berbeda, kami jarang berkomunikasi, tapi memang sih, dari dulu juga kita memang jarang banget berkmunikasi saat kami tidak bersama, dan kebiasaan itu terbawa sampai sekarang, tapi persahabatan kami juga akan selalu terbawa, bahkan selamanya,:) Untuk Maulida, Mak.. aku pengen liat kamu berjilbab n pakek rok, aku yakin kamu akan lebih cantik :) jaga kesehatan ya maak.. miss u..
Dan si iyech, nama aslinya adalah Ria. dia adalah sahabatku yang masih kekanak-kanakan, tapi dalam hal tertentu dia bisa berubah menjadi seorang dewasa. dia selalu bisa menyemangati aku dengan kata-kata konyolnya. :) .. sekarang dia sudah bekerja juga. Dia bekerja ditempat yang sama dengan pekerjaanku yang pertama. Makanya, dia juga sempet beberapa lama menjadi partner kerja Yuli sebelum akhirnya dia juga dipindah ke cabang yang lain. Aku ingin suatu hari nanti bisa sering-sering bareng dia, pasti akn sangat menyenangkan. Untuk itu akku sekarang berusaha mencarikan dia kerja dan home stay di sekitar tempat kerjaku sekarang, karena dia berencana untuk resign after lebaran nanti.. semoga saja bisa :)
Untuk Ria, yech.. semangat terus ya, sesemangat kamu nyemangati aku, kita pasti bisa lebih sering bareng-bareng seperti yg kita sering bahas, Allah mendengar doa kita kok, semangattt..:)
Untuk sahabat-sahabatku semua.. lewat ini aku sangat berterimakasih atas seeemuuaaa yg udah kalian kasih ke aku, i hope we will be best friend until the and. Amiin.
Lewat posting ini, aku bukan bermaksud pamer atau apa.. i just want to tell you all.. jika kalian punya sahabat, jangan pernah tinggalkan mereka, keep silaturahmi, tetap terus bersahabat sampai kapanpun walaupun kalian berada ditempat yang berbeda, dan kalian akan merasakan indahnya sebuah persahabatan. Jika kalian berbeda, jangan pernah mempermasalhkan perbedaan itu, karena perbedaan itulah yang akan melengkapi kalian. Temukan sahabatmu. setiap orang pasti memiliki sahabat.. Sahabat. Selamanya

Rabu, Mei 13, 2015

Burning Red

Mencintainya seperti kendarai Maserati baru
Menyusuri jalan buntu
Lebih cepat daripada angin
Bergairah seperti dosa, berakhir teramat cepat
Mencintainya seperti mengubah pikiranmu
Begitu kau telah menjatuhkan diri dari terjun payung
Seperti warna-warni pada musim gugur
Begitu terang sebelum semuanya hilang
Kehilangan dia seperti biru yang tak pernah kutahu
Merindukanya terasa gelap kelabu
Melupakanya seperti mencoba mengingat seseorang
Yang tak pernah kau jumpai sebelumnya
Tapi mencintainya terasa MERAH

Menyentuhnya seperti menyadari
Bahwa yang kau inginkan ada didepanmu
Menghafalnya terasa semudah mengetahui
Semua kata di lagu kesukaanmu
Bertengkar denganya seperti mencoba pecahkan teka-teki
Dan sadar tak ada jawabanya
Menyesali dirinya seperti berharap
Kau tak pernah tahu bahwa cinta bisa sekuat itu
Tapi mencintainya terasa MERAH

Mengingatnya terjadi dalam kilas balik dan gema
Kubilang pada diriku sudah saatnya untuk merelakanya
Tapi tinggalkanya adalah hal yang mustahil
Saat masih kulihat semuanya di kepalaku
MERAH MEMBARA